AMAN
INDONESIA

+6221 22701138

office@amanindonesia.org

‚Äč

Rawa Bambu, Jl. L No. 3

Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520

  • White Facebook Icon
  • White Twitter Icon
  • White Instagram Icon

@2023 by AMAN Indonesia.

Women Led

Community Resilience

Women Led

Community 

Resilience

Dalam mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan dan juga mencegah radikalisme, kekerasan dan konflik dibutuhkan sebuah ketahanan masyarakat melalui peran perempuan. Ketahanan diterapkan pada swasembada masyarakat (community self-sufficiency) dalam penggunaan kapasitasnya seperti pengetahuan, sistem, institusi dan struktur agar bertahan dalam menghadapi konflik dan perubahan sosial lainnya, dalam jangka panjang dengan melalui intervensi transformasi social baik di tingkat individu, keluarga, struktural dan budaya. Ada tiga landasan yang bisa menjadi ukuran ketahanan; menguatnya sikap inklusif, toleran dan adil gender pada tokoh agama/masyarakat dan orang banyak, terjalinnya kerja sama yang sehat antara berbagai kelompok di masyarakat, dan  tersedianya sistem dan mekanisme yang baik dalam penyelesaian konflik dan kekerasan. Peran perempuan dalam proses peacebuilding sangatlah signifikan dan nyata, namun, peran mereka sering diabaikan dan tidak dikenali. Akibatnya keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan sangat kurang.  Untuk meningkatkan kapasitas pemimpin perempuan dari lintas iman sebagai aktor kunci dalam membangun ketahanan masyarakat, pendidikan kritis berbasis masyarakat yang bernama Sekolah Perempuan untuk Perdamaian (Women’s School for Peace) dirancang menjadi incubator pengembangan kompetensi kepemimpinan dan peacebuilding sekaligus strategi tindakan afirmatif (affirmative action) agar perempuan maksimal mentransformasi peran mereka untuk menjaga perdamaian

AMAN Indonesia
Asian Muslim Action Network
AMAN Indonesia