AMAN Indonesia | The Asian Muslim Action Network ©2019

  • admin

Festival Danau Poso Ke-21

Event tahunan pemerintah kabupaten poso yaitu festival danau poso yang selalu di selenggarakan untuk lebih memperkenalkan budaya poso kepada daerah lain bahkan sampai ke mancanegara.


Kegiatan ini yang di beri tanggung jawab kepada Dinas Pariwisata kabupaten Poso dan bekerjasama dengan Dinas terkait lainnya.Kegiatan ini di laksanakan dari tanggal 26 – 31 Agustus 2019 dan di buat di anjungan festival danau poso di Tentena tepatnya di Kelurahan Pamona Kecamatan pamona Puselemba Kabupaten Poso. Budaya Posoi yang sangat unik dan beraneka ragam budaya dari adat pesta kawin sampai adat untuk pengucapan syukur atas berkat dan karunia yang selalu di limpahkan oleh Tuhan yang maha esa kepada seluruh warga masyarakat poso,maka event kegiatan tahunan festival danau poso ini selalu di lakukan untuk lebih memperkenalkan adat dan budaya poso


Persatuan Sekolah Perempuan Perdamaian Poso yang juga menjadi bagian dari pemerintah kabupaten poso turut serta meramaiakan kegiatan festival danau poso ini.


Pada tanggal 28 Juli di lakukan rapat perdana persiapan untuk mengikuti kegiatan ini.rapat di ikuti oleh ketua ketua sekolah perempuan yang berada di wilayah Tentena.Setelah di sepakati bahwa persatuan sekolah perempuan perdamaian poso akan mengikuti kegiatan ini maka di utuslah saya selaku sekretaris PSPP Poso untuk turun ke poso berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata selaku panitia kegiatan Event ini.awal berkoordinasi kepala Dinas pariwisata Poso bapak Rudy Rompas,banyak bertanya tentang keberadaan sekolah perempuan ini, rupanya beliau sudah banyak mendengar tentang keberadaan PSPP ini,karena beliau adalah Kadis baru di pariwisata maka belum terlalu banyak mengenal keberadaan PSPP ini.


Beliau sangat merespon baik seluruh kegiatan perempuan perempuan yang kebanyakan hanya seorang Ibu rumahtangga saja. Kelompok sekolah Perempuan ini melakukan pertemuan rutin untuk kelas reguler mendapatkan materi sekali dalam sebulan dan selanjutnya untuk pertemuan peningkatan ekonomi.Di masing masing kelompok SP ini untuk setiap bulan pertemuan ada yang dua kali ada yang tiga kali bahkan ada yang seminggu sekali jadi dalam sebulan empat kali pertemuan,sangat sangat di respon oleh Bapak Kadis Pariwisata.Selanjutnya Bapak Kadis Pariwisata memberikan Rekomendasi untuk Kelompok PSPP ini agar di berikan satu stand untuk memamerkan hasil produk daripada Ibu-ibu PSPP ini.


Setelah PSPP Poso mendapat stand untuk memamerkan seluruh produk hasil kerajinan daripada perempuan perempuan anggota PSPP poso,maka di adakan rapat yang di hadiri oleh ketua-ketua SP dari PSPP Poso.rapat membicarakan persiapan anggota untuk memamerkan hasil karya mereka serta persiapan mengikuti Deville pada acara pembukaan FDP.


Tanggal 24 dan 25 Agustus 2019 Anggota PSPP berkumpul di anjungan Lokasi kegiatan FDP untuk menghias stand yang telah di berikan oleh dinas pariwisata.Atas kesepakatan pada saat rapat bahwa PSPP akan menghias stand dengan berbagai rgam budaya yang ada di anggota PSPP,mulai dari Ciri khas bali,Toraja dan pamona sesuai suku dari ibu-ibu yang tergabung dari PSPP Poso.Stand yang di buat sangat unik,karena lain dari stand-stand yang ada.Ibu-ibu sangat sangat selama dua hari mengatur dan menghias stand PSPP,serta ada yang mengatur untuk komsumsi para ibu-ibu.disini sangat Nampak kebersamaan yang di perlihatkan para perempuan-perempuan anggota PSPP Poso,maka pada malam tanggal 25 agustus berdi,pupuk organiki stand yang sangat unik dan menarik.


Selanjutnya pada keesokkan paginya,ibu-ibu datang membawa hasil produk yang akan di pamerkan/dijual,karena pembukaan nanti pada pukul 13.00 Wita. Dari SP teratai sangele membawa produk kerajinan tangan dari bahan daur ulang,seperti Tas dari kain perca,sandal hias dari sisa kain perca,syal penutup leher cantik dari kain perca,kalung dari batu batu manik yang di hias oleh ibu-ibu.Dari Sp Mungkudena Toaro membawa produk sayuran mereka yang tanpa bahan kimia alias organic.Ada sayur Wortel,pakcoy,sawi,selada,daun bawang,daun seleddry,aneka jenis bunga,pupuk organic,SP Sintuwu maroso aneka jenis Kripik dari singkong,sambal Ikan Roa,SP Suombuko Leboni hiasan lampu dari kayu hitam,aneka jenis penganan dari tepung beras,SP Rumongi Jagung Dan sawi aneka jenis kue Cake dari singkong,sarabba,SP mandiri kerajinan tangan dari kain perca seperti tempat pensil,tas tempat perhiasan.


Selama seminggu kegiatan,yang di beri tanggung jawab menjaga stand adalah ketua SP teratai Sangele,Ketua SP Sintuwu Maroso,Ketua SP Rumongi Jagung dan saya sendiri sebagai fasilitator Lokal PSPP Poso.


Pada saat pembukaan Seluruh anggota PSPP Poso mengikuti Deville pembukaan dengan memakai baju adat pamona,dan pada malam harinya di lakukan penilaian stand oleh Bapak Bupati Poso dan Stand PSPP poso karena unik dan menarik di tetapkan sebagai stand terbaik,dan di harapakan oleh bapak Bupati Poso tetap bekerjasama dengan Pemda Poso untuk membangun perdamaian di Bumi sintuwu maroso Poso.


Rangkaian Kegiatan Festival danau poso itu sendiri adalah Lomba karambangan ciri khas Poso,Lomba Solo lagu Daerah Poso,Lomba Puisi dalam bahasa daerah poso,Pemilihan Putri Danau poso,Putri pariwisata dan Putri Persahabatan Poso serta Lomba Motor Cross,Lomba Perahu dayung,Lomba Memancing di Danau.Kesemuanya kegiatan ini di maksudkan untuk semakin lebih mencintai adat dan budaya tana poso.


Dalam perencanaan PSPP Poso untuk kedepannya,untuk event FDP ini PSPP sudah akan mengikuti keseluruhan kegiatan yang ada,sehingga sudah mulai dari sekarang PSPP Poso akan mempersiapkannya


Kegiatan Festival Danau poso kali ini berhasil memancing minat para Turis mancanegara untuk datang ke kota dingin Tentena melihat budaya dan adat Tana Poso.Danau Poso yang terletak di kota dingin Tentena kecamatan pamona Puselemba kabupaten poso Sulawesi Tengah menyimpan kecantikkan yang tak kalah di bandingkan dengan danau-danau lain yang ada di Indonesia.Danau Poso merupakan danau terbesar ketiga di Indonesia.Gelombang air danau ini mirip dengan gelombang air laut,di bagian pinggir danau air berwarna hijau dan terdapat perbedaan dengan warna air di bagian tengah danau yang berwarna biru.Demikianlah seluruh rangkaian kegiatan Festival danau Poso ini,semoga kedepannya Poso semakin terkenal baik di dalam negeri maupun di luar negeri


Salam Damai Dari Bumi Sintuwu Maroso.