AMAN Indonesia | The Asian Muslim Action Network ©2019

  • admin

Sekolah Perempuan di Mata KWS GKST

“SP itu berjuang untuk kesetaraan jender dan mencetak pemimpin perempuan”. Ungkapan ini terucap dari ibu Lolo Botilangi, Ketua KWS saat diwawancarai oleh staf AMAN per telepon pada 13 september 2012. Sekolah Perempuan (SP) adalah program penguatan kapasitas perempuan untuk pembangunan perdamaian di Poso yang diprakarsai oleh The Asian Muslim Action Network (AMAN) Indonesia bekerjasama dengan Komisi wanita Sinode GKST sejak 2009.


Pernyataan beliau ini didasarkan pada fakta bahwa sejak awal didirikan, SP mampu menjadi media release bagi perempuan setelah konflik yang dialaminya. Perempuan mulai bangkit kepercayaan dirinya dan mulai beraktifitas tanpa ada rasa takut serta mampu memulai kembali hidup bersosial. Keberadaan SP menjadi media rekonsiliasi, membangun kepercayaan dan kebersamaan bagi kelompok muslim dan non muslim yang terlibat di dalamnya.


Berangkat dari kesamaan misi antara AMAN Indonesia dengan KWS yakni dalam hal pemberdayaan perempuan, sosialisasi kesetaraan gender serta upaya-upaya perdamaian, maka adanya SP sangat membantu kerja-kerja KWS. Beberapa pemimpin perempuan baru, dilahirkan dari rahim SP. Mereka yang sebelumnya hanya ibu rumah tangga biasa, kini mampu menjadi pemimpin dan terlibat aktif dalam beberapa organisasi dan kegiatan di masyarakat. Hal ini tentu saja menggembirakan, meskipun program ini baru dilakukan di Pamona dan Malei Lage. Ia berharap program ini akan terus dikembangkan kedaerah lainnya seperti Poso daerah pesisir dan Napu dan daerah-daerah lainnya. Keduanya merupakan daerah pasca konflik dan yang terkena dampak konflik. Sosialisasi tentang hidup damai harus terus dikumandangkan agar tercipta hidup yang harmonis meski dalam keberbedaan.


Berangkat dari kesamaan misi antara AMAN Indonesia dengan KWS yakni dalam hal pemberdayaan perempuan, sosialisasi kesetaraan gender serta upaya-upaya perdamaian, maka adanya SP sangat membantu kerja-kerja KWS

Dalam pelaksanaan kerjasama ini, KWS menunjuk salah satu pengurusnya, Ibu Ule Sigilipu untuk terlibat aktif dalam kegiatan SP sehingga perkembangan SP dapat dipantau oleh KWS. Selanjutnya masih akan dilanjutkan kerjasama untuk memulai SP di lingkungan KWS, dan ini masih menunggu pembicaraan antara AMAN Indonesia dengan pengurus baru KWS yang akan datang.


Harapan kedepan, SP dapat menjangkau lebih banyak perempuan sehingga akan semakin banyak perempuan yang tercerahkan. Hal ini dapat dicapai dengan sosialisasi SP secara terus menerus melalui brosur, leaflet yang dapat ditempel digereja-gereja dan media-media lainnya seperti TV kabel (TV local). Pada perayaan ulang tahun KWS ini akan diliput oleh TV local, besar harapan, SP juga dapat disosialisasikan dengan baik terkait dengan keterlibatannya dalam acara ini. Demikian harapan ini menutup wawancara dengan beliau.


Selamat Ulang Tahun KWS, semoga semakin banyak member pelayanan dan  manfaat bagi jemaatnya dan masyarakat yang lebih luas.


Salam Damai dari AMAN Indonesia. Jayalah selalu.