• admin

Suka Duka Menangani Dampak Covid-19

Jakarta – Partisipasi masyarakat dengan melibatkan anggota Sekolah Perempuan Perdamaian (SPP) Pondok Bambu bagi kegiatan kemasyarakatan bukan hal aneh bagi para nggotanya. Kelompok dampingan AMAN Indonesia ini sudah banyak berbaur dengan masyarakat semenjak didirikannya SPP Pondok Bambu, 10 tahun yang lalu. Hal itu diungkapkan oleh Koordinato SPP Pondok Bambi, Rohima.


Perempuan setengah baya ini menceritakan jika anggota SPP Pondok Bambu ini, turut membantu pencegahan dan mengurangi sedikit keresahan, kesengsaraan warga disekitar dari dampak-dampak yang terjadi dari wabah Covid-19.


”Sebenarnya cukup sederhana apa yang dilakukan para anggota SPP Pondok bambu. Dimulai dari rumah mereka sendiri yaitu mengajarkan anggota keluarga untuk selalu menjaga kebersihan, cuci tangan dengan benar, menjaga jarak dan membiasakan anak-anak untuk belajar beribadah dan bermain di rumah saja,” tuturnya.


Menurunya, ada juga beberapa anggota SPP menjadi relawan untuk ikut dalam kegiatan penyemprotan disinfektan di wilayah sekitar mereka tinggal. Para anggota SPP Pondok Bambu siap membantu dalam hal mendata ketika ada yang akan memberikan bantuan. Pihaknya, siap mendata sesuai dengan kriteria yang diberikan oleh si pemberi bantuan itu.


”Sebenarnya ini sangat sulit tapi kami tetap semangat untuk membantu mendata kerena meskipun hanya 30 KK yang berhasil kami data. Setidaknya sudah bisa mengurangi sedikit kesusahan warga yang benar-benar susah kehidupannya dari dampak Corona ini,” tegasnya.



Diakui olehnya, memang tak mudah melakukanya, karena tidak jarang kami mendapatkan omongan miring, diacuhkan karena ada warga yang merasa tidak didata oleh para anggota SPP Pondok Bambu. Padahal, pihaknya hanya mendata sesuai dengan kriteria yang diberikan. Hal itu pun tterkadang membuat para anggota SPP Pondok Bambu sedih. Sebab, pihaknya juga ingin mendata semua yang mendapat bantuan. Akan tetapi, yang memberikan bantuan terbatas.


”Kami cuma bisa terus menyemangati diri ini untuk tetap bersabar dan tersenyum dan terus melakukan yang bisa kami lakukan untuk kebaikan,” pungkasnya.

AMAN Indonesia | The Asian Muslim Action Network ©2019